Setting Bridge pada Mikrotik

Mode bridge adalah dimana beberapa interface bisa seolah-olah menjadi satu interface sehingga network yang satu tergabung dengan network di sisi satunya secara transparan, tanpa perlu melalui routing, sehingga mesin yang ada di network yang satu bisa memiliki IP Address yang berada dalam 1 subnet yang sama dengan sisi lainnya. seperti halnya bekerja seperti swict hub..


Berikut ini contoh langkah-langkah setting mikrotik wireless sebagai Bridge dengan lan, senhingga temen-temen yang menggunakan laptop/ smart phone bisa mengkakses file sharing, printer sharing dll karna suda menjadi layaknya hub :


- Login ke mikrotik via winbox
- Klik menu Interface, maka akan terlihat 2 interface Ethernet dan Wireless

- Langkah selanjutnya mulai setting bridge dengan klik menu Bridge
- Kemudian ADD Bridge dengan klik tanda plus+


- Misalkan pada kolom Name: kita kasih nama bridge1 dan klik OK


- Maka akan tampil seperti pada gambar dibawah ini


- Selanjutnya adalah setting Bridge Port, masih pada menu Bridge klik tab Ports
- Add Bridge Port yang pertama dengan klik tanda plus+
- Pada bagian Interface misal pilih ether1 dan pada Bagian Bridge pilih bridge1 (sesuai dengan nama bridge yang tadi dibuat) kemudian klik OK


- Add Bridge Port yang kedua dengan klik tanda plus+
- Pada bagian Interface misal pilih wlan1dan pada Bagian Bridge pilih bridge1 (sesuai dengan nama bridge yang tadi dibuat) kemudian klik OK


- Maka akan terlihat hasil pembuatan dari Add Bridge Port, seperti di bawah ini


- setelah wlan kemudian add bridge prot dengan interface lan, kemudian ok dan ini hasil akhirnya...

dah selesai..
interface wlan dan lan sudah menjadi satu lokal area

Semoga bermanfaat..

0 komentar:

Poskan Komentar